Faktur proforma: apa itu dan kapan digunakan
Faktur proforma: apa itu dan kapan digunakan
Apa itu faktur proforma?
Faktur proforma adalah estimasi awal yang dikirim *sebelum* Anda menyelesaikan kesepakatan.
Ini bukan permintaan pembayaran (itu faktur sungguhan). Ini adalah proposal yang berkata: "Jika Anda menyetujui ini, inilah yang akan saya tagih."
Perbedaan utama dari faktur sungguhan: - Proforma: "Ini yang *akan* saya tagih kepada Anda (jika Anda setuju)" - Faktur sungguhan: "Anda *telah* menyetujui harga ini, sekarang bayar"
Kapan menggunakan faktur proforma
Gunakan faktur proforma saat:
✅ Ruang lingkup besar atau tidak jelas (Anda ingin persetujuan tertulis) ✅ Anda bekerja dengan klien baru (mengurangi perluasan lingkup) ✅ Ada pengiriman internasional (diperlukan untuk bea cukai) ✅ Ada linimasa panjang (mengunci harga) ✅ Proyek kompleks dengan banyak fase
Proforma vs faktur sungguhan
| Aspek | Proforma | Faktur sungguhan |
| Waktu | Sebelum pekerjaan dimulai | Setelah pekerjaan selesai |
| Tujuan | Meminta persetujuan | Meminta pembayaran |
| Status | Awal | Mengikat |
| Tanggal jatuh tempo | Tidak | Ya |
| Revisi | Mudah diubah | Tidak bisa diubah |
Fitur utama
1. Tandai dengan jelas sebagai "Proforma" ``` FAKTUR PROFORMA — Bukan Faktur Pajak ```
2. Sertakan tanggal kedaluwarsa ``` Berlaku hingga: 15 Februari 2025 (Harga/ketentuan dapat berubah setelah tanggal ini) ```
3. Jangan sertakan tanggal jatuh tempo pembayaran ``` ❌ JANGAN: "Jatuh tempo: 15 Februari" ✅ YA: "Berlaku hingga: 15 Februari" ```
Urutan langkahnya
Proforma → Tanda tangan kontrak → Pekerjaan dimulai → Faktur sungguhan → Pembayaran jatuh tempo
[Buat proforma profesional gratis](/create-free-invoice) — ditandai jelas sebagai awal.
Ready to create an invoice?
Put what you've learned into practice.