Cara menulis faktur profesional dalam 5 langkah
Cara menulis faktur profesional dalam 5 langkah
Setiap freelancer dan pemilik usaha kecil perlu mengirim faktur. Tetapi banyak yang mengirim faktur yang tidak lengkap atau tidak profesional — dan itu menghabiskan waktu, uang, serta menyebabkan pembayaran terlambat.
Panduan ini menunjukkan dengan tepat apa yang harus disertakan pada faktur, cara memformatnya dengan benar, dan cara mengirim faktur yang benar-benar dibayar.
1. Tambahkan detail bisnis Anda di bagian atas
Faktur dimulai dengan siapa Anda. Letakkan informasi bisnis Anda dengan jelas di paling atas:
- Nama bisnis (atau nama Anda jika Anda freelancer)
- Alamat Anda (alamat lengkap, bukan hanya kota)
- Nomor telepon Anda (agar mereka bisa menelepon untuk bertanya)
- Alamat email Anda (metode kontak utama)
- Situs web Anda (jika ada)
Ini diletakkan di pojok kiri atas atau tengah atas faktur. Buat sederhana — hanya yang penting, tidak perlu logo (meski logo terlihat lebih profesional).
2. Beri faktur Anda nomor unik
Setiap faktur yang Anda kirim harus memiliki nomor faktur berurutan. Ini tidak bisa ditawar karena alasan akuntansi dan pajak.
Gunakan salah satu format ini:
- Berurutan: 001, 002, 003, dll.
- Berbasis tanggal: 2025-01, 2025-02 (per bulan)
- Dengan awalan: INV-001, INV-002 (membuatnya jelas sebagai faktur)
Jangan pernah melewati nomor (jangan lompat dari INV-5 ke INV-8). Celah menimbulkan kecurigaan dari akuntan dan otoritas pajak.
3. Sertakan tanggal faktur dan jatuh tempo
Dua tanggal penting pada setiap faktur:
- Tanggal faktur: kapan Anda mengirimnya (biasanya hari ini)
- Tanggal jatuh tempo: kapan pembayaran harus dilakukan (biasanya 15, 30, atau 60 hari kemudian)
Format: gunakan format tanggal yang jelas seperti DD/MM/YYYY (sesuai standar negara Anda).
4. Cantumkan klien Anda dan apa yang Anda tagih
Bagian "Ditagihkan kepada" mengidentifikasi siapa yang berutang kepada Anda. Sertakan:
- Nama klien (nama lengkap perusahaan atau nama orang)
- Alamat klien (alamat surat)
- Email kontak (email mereka, agar mereka tahu itu untuk mereka)
Di bawahnya, cantumkan apa yang Anda tagih:
| Deskripsi | Jumlah | Tarif | Total |
| Desain web (5 halaman) | 1 | $2,500 | $2,500 |
| Putaran revisi | 2 | $300 | $600 |
| Penyiapan hosting | 1 | $150 | $150 |
| Subtotal | $3,250 |
5. Tampilkan total, pajak, dan ketentuan pembayaran
Di bagian bawah, tampilkan jumlah yang harus dibayar:
``` Subtotal: $3,250 Pajak (10%): $325 Total tagihan: $3,575 Jumlah dibayar: $0 Sisa tagihan: $3,575 ```
Sertakan juga:
- Ketentuan pembayaran: "Net 30" atau "Jatuh tempo pada [tanggal]"
- Cara membayar: "Bayar via transfer bank ke [rekening]" atau "Klik di sini untuk membayar online"
- Catatan Anda: "Terima kasih atas kerja samanya!" atau instruksi khusus
Jika Anda menawarkan diskon untuk pembayaran awal, sebutkan: "Diskon 2% jika dibayar sebelum 20 Januari".
Ringkasan
Faktur profesional mencakup:
- Detail bisnis Anda
- Nomor faktur berurutan
- Tanggal faktur + tanggal jatuh tempo
- Bagian "Ditagihkan kepada" (siapa yang berutang)
- Item (apa yang Anda tagih)
- Total (subtotal, pajak, sisa tagihan)
- Metode pembayaran (cara membayar Anda)
[Buat faktur pertama Anda gratis](/create-free-invoice) — butuh 60 detik, tanpa akun.
Ready to create an invoice?
Put what you've learned into practice.